ketika Risa sampai dirumah, Risa langsung membuka Handphonenya dan melihat kembali isi pesan yang masuk.
RISA PoV
From : Harry
Sa... Gue suka sama lo.
singkat banget sih Har ngomongnya... gue jadi bingung jawabnya gimana.
To: Harry
oh... terus?
From: Harry
gapapa Sa.. udah gitu doang.
Har... maaf... gak maksud begitu. Risa pun menangis. ia bingung harus melakukan apa. tiba-tiba handphonenya kembali berbunyi.
*beep... beep...
From: Ray
Sa... lagi apa?
To: Ray
Ray... Risa lagi sedih. Harry suka sama gue...
From: Ray
gue udah tau kok Sa.. jangan sedih, gue tau lo suka juga sama Harry. Harry orang yang baik kok! cocok buat lo sa! :)
To: Ray
Terus gue harus gimana?
From: Ray
gue tau, lo pasti tau harus gimana...
To: Ray
hehe.. makasih Ray! Ray, kapan mau pindah? kalau besok pagi gue gak bisa nganter... ada ulangan Fisika.
From: Ray
sama-sama. gapapa kok Sa! hahaha. Sa, gue tau lo suka sama Harry, jadi tolong jadi diri lo sendiri didepan dia hehe.. dan, nanti pas gue pulang... tolong deketin gue sama Vita ya!
To: Ray
siap! hehe
Lega banget kalau abis curhat sama Ray! Gue jadi tau harus melakukan apa.
HARRY PoV
Risa gak bales lagi... sia-sia deh gue! aduh... malah tadi Ray sms bilang besok pagi gue duduk sendiri... gimana dong ini?
Paginya,Risa melihat Harry di bangkunya. Risa kaget, pagi itu Harry begitu semangat.
RISA PoV
"Tumben berangkat pagi?" sapa gue ke Harry. muka Harry bingung banget pas gue sapa, apa gue salah?
"Sa? gak salah lo nyapa gue? ih... pake jepitan.." jawab Harry
"hah? ini? aneh ya? gue copot deh.." belum sempet gue copot jepitannya, Harry langsung ngomong "gak Sa... jangan di copot!! gue suka!"
HARRY PoV
mukanya langsung merah... dia langsung duduk dibangkunya, terus gue menghadap ke belakang.
"gue kira lo marah Sa..."
"marah? kenapa harus marah?" tanya Risa
"tadi malem yang gue bilang suka ke lo Sa.." jawab gue. "gak, gue gak marah.. Gue kan juga suka Har sama lo" kata Risa sambil nunduk. "ha? beneran Sa? kalau gitu lo mau gak jadi pacar gue?" tanya gue. "Pacar? apaan tuh pacar? haha" jawab Risa "mau sih Har, tapi..." sambung Risa.
"tapi apaan? cepet ngomongnya!"
"tadi malem kata Ray, gue harus jadi diri gue sendiri. terus gue bingung, gue harus marah-marah sama lo, apa harus sok lembut sama lo?" tanya Risa. "Sa... lo OON banget" sambil nyubit pipi Risa. "namanya jadi diri sendiri itu, lo gak harus mikir mau jadi yang mana... jalanin aja, sesuai alur cerita!" jelas gue.
"oh.. yaudah gue mau Har. hahaha" jawab Risa.
Dea dan Vita ternyata mendengarkan semua percakapan Harry dan Risa. mereka pun langsung menghampiri Harry dan Risa.
"asik jadian, Pj dong!" kata Dea. "gampang, mau apa?" kata Harry. "gaya lo tengil banget Har!" sahut Vita. mereka pun tertawa bersama.
"oiya Vit! tadi malem Ray sms gue, terus dia nulis gini" kata Risa sambil memperlihatkan isi pesan.
"cie... jadi cewe inceran Ray yang selanjutnya!" kata Harry. mereka pun tertawa bersama.
Author PoV
Harry dan Risa pun akhirnya bersama. memang banyak rintangan yang mereka lalui. bukan rintangan yang sulit, tapi rintangan yang rumit. tapi, ada akhirnya mereka tetap bersama.
-END-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar